Bangunan baru Pasar Templek di Kota Blitar. (Foto: Reyda Hafis/serayunusantara.com)
Blitar, serayunusantara.com – Pasar Templek di Kota Blitar masih menyisakan banyak lapak kosong meski bangunan barunya telah selesai dan mulai ditempati pedagang. Kondisi tersebut terlihat pada Selasa, 18 Februari 2026.
Bangunan baru yang disiapkan untuk menata ulang aktivitas jual beli itu belum sepenuhnya terisi. Sejumlah kios di beberapa blok tampak tertutup rapat tanpa aktivitas perdagangan.
Ibu Sufiah, penjual bumbu dapur yang sudah berjualan di Pasar Templek, mengatakan belum semua pedagang bersedia menempati lapak baru. Menurutnya, sebagian masih mempertimbangkan lokasi dan arus pembeli.
“Masih banyak yang kosong. Pembeli juga belum semuanya tahu kalau sudah pindah ke sini,” ujar Ibu Sufiah saat ditemui di lapaknya.
Baca Juga: Senyap di Balik Gerbang Beton: Kala Denyut Pasar Pon Blitar Perlahan Memudar
Ia menilai, sepinya lapak bukan karena kurangnya minat berdagang, melainkan pedagang masih menunggu kepastian jumlah pengunjung. Beberapa di antaranya khawatir omzet belum stabil jika langsung menempati kios baru.
Kondisi ini membuat suasana di beberapa sudut bangunan terlihat lengang. Aktivitas jual beli tetap berjalan, namun belum merata di seluruh area.
Para pedagang berharap pengelola pasar dapat meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar pembeli mengetahui keberadaan lapak di bangunan baru. Dengan begitu, kios yang masih kosong bisa segera terisi dan aktivitas pasar kembali ramai seperti sebelumnya.(Fis/Ha)


















