Bagian rak buku di salah satu toko ATK. (Foto: Reyda Hafis/serayunusantara.com)
Blitar, serayunusantara.com — Bagian penjualan buku di salah satu toko alat tulis kantor (ATK) di Kota Blitar tampak lengang pada 12 Februari 2026. Rak buku pelajaran, buku fiksi, hingga buku tambahan materi pembelajaran terlihat rapi namun minim pengunjung.
Kondisi ini menunjukkan menurunnya minat masyarakat terhadap pembelian buku cetak secara langsung di toko. Sejumlah pengunjung yang datang lebih banyak membeli alat tulis dibandingkan buku bacaan atau buku pelajaran.
Ibu Mala, salah satu pembeli yang ditemui saat berbelanja, mengaku jarang membeli buku dalam bentuk fisik. “Sekarang lebih sering cari materi di internet. Kalau buku pelajaran, biasanya sudah disediakan sekolah atau beli sesuai kebutuhan saja,” ujarnya.
Menurutnya, kemudahan akses materi digital membuat masyarakat tidak lagi rutin membeli buku seperti beberapa tahun lalu. Buku fiksi pun kini lebih sering dibaca melalui aplikasi.
Baca Juga: Lepas Penat Pekerja, Tepian Sungai Brantas Blitar Jadi Lokasi Favorit Memancing Sore
Sepinya bagian buku ini terjadi di tengah perubahan kebiasaan belajar dan membaca masyarakat. Pihak toko tetap menyediakan berbagai jenis buku, namun penjualannya tidak seramai sebelumnya.
Dengan kondisi tersebut, bagian buku yang dulu menjadi salah satu daya tarik toko ATK kini hanya dikunjungi sebagian kecil pembeli.(Fis/Ke)


















