Blitar, serayunusantara.com — Seorang pria berinisial K (25), warga Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, berhasil diringkus masyarakat setelah nekat melakukan aksi pelecehan seksual atau “begal payudara” terhadap seorang pengendara motor wanita, Sabtu (28/02/2026).
Insiden ini bermula saat korban yang tengah berkendara di kawasan Jalan WR Supratman tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor matic. Setelah melakukan aksi tidak senonohnya, pelaku langsung tancap gas melarikan diri ke arah utara.
Namun, pelarian pelaku tidak berjalan mulus karena korban yang tidak tinggal diam segera berteriak meminta pertolongan.
Mendengar teriakan korban, sejumlah warga yang berada di lokasi dan pengendara lain spontan melakukan pengejaran.
Aksi kejar-kejaran yang cukup menegangkan tersebut berakhir di area Kelurahan Bendogerit, di mana warga berhasil memojokkan dan mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Priyanto (52), salah satu warga yang berada di sekitar lokasi saat pelaku diamankan, menyuarakan keresahannya sekaligus kebanggaannya atas kekompakan warga.
Baca Juga: Pameran Kaligrafi di Art Center Blitar Jadi Ceruk Ekonomi Baru Seniman Lokal
“Kami tidak ingin lingkungan kami jadi sarang perilaku menyimpang seperti ini. Begitu dengar teriakan minta tolong, spontan saja warga langsung mengejar. Tips dari saya untuk para wanita, kalau berani segera teriak sekeras mungkin seperti korban tadi,” ungkapnya.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, membenarkan adanya penangkapan pelaku oleh massa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui kerap mengincar korban perempuan yang berkendara sendirian di jalanan yang relatif sepi.
“Pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Blitar Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami sangat mengapresiasi tindakan warga yang membantu menangkap pelaku tanpa melakukan aksi main hakim sendiri yang berlebihan,” ujar Iptu Samsul.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara, sekaligus membuktikan bahwa ruang publik di Kota Blitar memiliki sistem pengamanan sosial yang kuat berkat kepedulian warganya. (Fis/Serayu)

























