Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana, mengingat jalan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur transportasi sekaligus alternatif utama bagi masyarakat di wilayah selatan Bondowoso.
Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas BSBK, Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Kominfo, serta Kasat Pol PP. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada pengaspalan atau perkerasan jalan saja, tetapi juga mencakup penataan sistem drainase di sepanjang jalur tersebut.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi kerusakan jalan akibat genangan air, terutama saat intensitas hujan tinggi. Karena itu, perbaikan jalan dilakukan secara terpadu dengan pembangunan saluran pembuangan air agar daya tahan jalan lebih terjamin dalam jangka panjang.
Menurutnya, keberadaan drainase yang baik akan membantu mengurangi potensi kerusakan jalan akibat aliran air saat musim hujan, sehingga kualitas infrastruktur dapat bertahan lebih lama.
Baca Juga: Bupati Temui Mahasiswa, Dialog Terbuka Bahas Pembangunan Bondowoso
Bupati juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah kecamatan dan desa dalam mendukung kelancaran pembangunan tersebut. Kolaborasi ini meliputi koordinasi teknis di lapangan hingga sosialisasi kepada masyarakat agar proses pengerjaan berjalan kondusif.
Ia berharap pola kerja sama antara Pemkab Bondowoso, Kecamatan Tamanan, dan Pemerintah Desa Karangmelok dapat menjadi contoh bagi percepatan pembangunan di desa-desa lain.
Desa Karangmelok sendiri memiliki peran strategis sebagai salah satu penopang aktivitas ekonomi di Kecamatan Tamanan. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan distribusi hasil pertanian, akses menuju fasilitas publik, serta mobilitas masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Perbaikan akses jalan tersebut juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat, mulai dari kelancaran perdagangan hingga keamanan pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut.