Lapak penjual sayuran di Pasar Legi. (Foto: Reyda Hafis/serayunusantara.com)
Blitar, serayunusantara.com – Lapak penjual sayuran di Pasar Legi masih menjadi pilihan utama warga untuk berbelanja kebutuhan dapur. Harga yang lebih murah dan kondisi sayur yang segar menjadi alasan utama pembeli tetap datang langsung ke pasar.
Peristiwa ini terlihat pada Jumat, 20 Februari 2026, di deretan lapak sayuran Pasar Legi, Kota Blitar. Sejak pagi, pembeli silih berganti mendatangi lapak untuk memilih berbagai jenis sayuran seperti bayam, kangkung, sawi, cabai, dan tomat.
Bu Umi Sarofah, salah satu penjual sayuran di pasar tersebut, mengatakan harga yang ditawarkan relatif lebih terjangkau dibandingkan belanja di tempat lain. Selain itu, stok sayur yang dijual didapat langsung dari pemasok setiap hari sehingga tetap segar.
“Sayuran datang setiap dini hari, jadi pembeli bisa dapat yang masih baru. Harga juga kami sesuaikan supaya tetap terjangkau ,” ujar Bu Umi.
Baca Juga: Banyak Lapak di Bangunan Baru Pasar Templek Masih Kosong
Sementara itu, Bu Kholifah, salah satu pembeli, mengaku lebih memilih berbelanja langsung di lapak pasar. Menurutnya, ia bisa memilih sendiri kualitas sayuran yang diinginkan dan menyesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga.
“Kalau belanja di sini bisa pilih yang segar. Harganya juga lebih hemat,” katanya.
Keberadaan lapak sayuran di Pasar Legi hingga kini tetap bertahan di tengah berbagai pilihan tempat belanja. Harga yang bersaing dan kualitas yang terjaga membuat pasar tradisional masih menjadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Fis/Ha)
























