Nganjuk, serayunusantara.com – Harapan masyarakat Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk akhirnya terwujud setelah Jembatan Perintis Garuda resmi difungsikan sebagai penghubung antarwilayah sekaligus jalur penting bagi aktivitas ekonomi warga. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional pembangunan jembatan perintis yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto secara daring dan serentak di sejumlah daerah, Senin (9/3/2026).
Di Kabupaten Nganjuk, peresmian tersebut turut dihadiri Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, jajaran TNI, serta unsur pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Kehadiran jembatan ini disambut gembira oleh masyarakat karena selama puluhan tahun mereka mengalami keterbatasan akses penghubung antarwilayah.
Jembatan yang berlokasi di Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan itu memiliki panjang sekitar 60 meter dengan lebar 1,8 meter. Proses pembangunannya dilakukan melalui kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat secara gotong royong, sehingga pembangunan dapat terealisasi lebih cepat setelah lama dinantikan warga.
Rudy Saladin menjelaskan bahwa pembangunan jembatan perintis bukan sekadar menyediakan sarana transportasi, tetapi juga membuka akses sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, jembatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menuju lahan pertanian, menghubungkan antar kampung, serta mempermudah akses ke fasilitas pendidikan maupun pasar.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut mampu meningkatkan kelancaran mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat desa.
Baca Juga: Ribuan Warga Ikuti Buka Puasa Bersama Bupati dan Wabup Nganjuk di Pendopo hingga Alun-Alun
Sementara itu, Trihandy Cahyo Saputro menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat. Ia berharap infrastruktur tersebut mampu membuka akses ekonomi yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Selain peresmian jembatan, kegiatan di wilayah Kodim 0810/Nganjuk juga diisi dengan aksi sosial. Pangdam bersama jajaran menyalurkan paket sembako kepada warga Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan. Santunan juga diberikan kepada para pelajar sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar dan kemajuan pendidikan generasi muda di daerah tersebut.
Selama hampir 40 tahun, masyarakat di wilayah tersebut harus menghadapi keterbatasan akses transportasi untuk menuju daerah di seberang sungai. Dengan berdirinya Jembatan Perintis Garuda, perjalanan warga kini menjadi lebih aman, cepat, dan efisien.
Jembatan ini juga menjadi penghubung penting antara Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro dengan Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso. Keberadaannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian, pendidikan, dan perdagangan antarwilayah.
Ke depan, jembatan tersebut tidak hanya menjadi solusi bagi persoalan akses transportasi, tetapi juga menjadi simbol hadirnya pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan di Kabupaten Nganjuk.
























