Kediri, serayunusantara.com — Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Kediri dan sekitarnya pada Sabtu (28/03/2026).
Peristiwa alam ini mengakibatkan dampak kerusakan yang cukup signifikan di sejumlah titik, di mana tercatat sebanyak 17 pohon tumbang hingga menutup akses jalan dan menimpa kendaraan milik warga.
Salah satu titik terdampak paling parah berada di wilayah Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren. Di lokasi ini, sebuah pohon berukuran besar roboh dan menimpa satu unit mobil yang tengah terparkir di bawahnya.
Meskipun kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap dan kaca, beruntung tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.
Merespons cepat situasi darurat ini, personel kepolisian dari Polres Kediri Kota bersama petugas BPBD dan relawan langsung diterjunkan ke lapangan.
Prioritas utama petugas adalah melakukan evakuasi batang pohon yang melintang di jalan raya menggunakan gergaji mesin guna memulihkan arus lalu lintas yang sempat lumpuh total di beberapa ruas jalan protokol.
Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa seluruh jajaran telah disiagakan untuk menangani dampak cuaca ekstrem ini secara cepat dan tepat.
Pihaknya menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar penanganan pohon tumbang di 17 lokasi tersebut dapat segera tuntas sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kediri untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang seperti hari ini. Hindari berteduh di bawah pohon besar, reklame, atau bangunan yang kondisinya sudah rapuh demi keselamatan bersama,” tegasnya dalam keterangan resmi.
Selain di Tosaren, titik pohon tumbang juga dilaporkan tersebar di beberapa jalur utama yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah kabupaten. Petugas di lapangan bekerja ekstra keras di tengah guyuran hujan untuk memastikan ranting dan dahan pohon tidak lagi membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar material pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca dari instansi terkait dan segera melaporkan kepada petugas terdekat apabila menemukan pohon atau fasilitas publik yang berpotensi membahayakan keselamatan umum di lingkungan masing-masing. (Fis/Serayu)























