Salah satu toko ATK di Kota Blitar yang tampak sepi pembeli. (Foto: Reyda Hafis/serayunusantara.com)
Blitar, serayunusantara.com – Aktivitas di sejumlah pertokoan di Kota Blitar terlihat menurun dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu perubahan kebiasaan masyarakat yang kini lebih banyak berbelanja secara online.
Pantauan pada Rabu (18/2/2026), beberapa toko, terutama toko alat tulis kantor (ATK), tampak lengang. Jumlah pengunjung tidak seramai tahun-tahun sebelumnya, bahkan pada jam-jam yang biasanya ramai.
Bu Rani, salah satu penjaga toko ATK di Kota Blitar, mengatakan penurunan pembeli mulai terasa sejak maraknya platform belanja daring. “Sekarang orang lebih memilih beli lewat online. Katanya lebih praktis dan banyak pilihan. Di toko jadi sepi,” ujarnya.
Menurutnya, pergeseran ini terjadi karena kemudahan akses dan seringnya promo yang ditawarkan toko online. Harga yang dianggap lebih murah serta layanan antar langsung kerumah membuat masyarakat beralih dari belanja langsung ke toko.
Baca Juga: Bagian Buku di Toko ATK Kota Blitar Sepi Peminat
Dampaknya, omzet penjualan ikut menurun. Beberapa toko mencoba bertahan dengan mengurangi stok barang dan menyesuaikan jenis produk yang dijual. Ada pula yang mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan dagangannya .
Fenomena ini menunjukkan perubahan pola belanja masyarakat di Kota Blitar yang semakin bergantung pada teknologi. Jika tidak beradaptasi, pertokoan konvensional dikhawatirkan akan semakin tergerus oleh sistem penjualan daring.(Fis/Ke)
























