Nganjuk, serayunusantara.com – Komitmen Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang akrab disapa Kang Marhaen, kembali terlihat dalam merespons aduan masyarakat. Pada Senin (2/3/2026) malam, ia turun langsung memantau penanganan luapan air di Dam Tanjung, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu merupakan tindak lanjut cepat setelah menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Desa Pandantoyo, Kecamatan Kertosono. Tanpa jeda lama, Kang Marhaen langsung menuju lokasi guna memastikan sumbatan di pintu air benar-benar tertangani.
Luapan di Dam Tanjung dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Peristiwa tersebut dipicu tumpukan material bambu atau barongan serta sampah kiriman dari wilayah selatan yang menyumbat pintu air, sehingga air meluber hingga ke badan jalan di sekitar dam.
Dalam penanganan tersebut, Bupati didampingi tim gabungan dari Dinas PUPR, BPBD, Damkar, dan Dinas Lingkungan Hidup. Kolaborasi lintas instansi itu melakukan pembersihan secara manual maupun menggunakan peralatan pendukung. Berkat kerja keras tim di lapangan, aliran air kembali lancar dan area jalan sekitar dam dinyatakan bersih pada pukul 22.01 WIB.
Baca Juga: Usai Viral Aksi Tanam Pisang, Bupati Nganjuk Cek Langsung Jalan Rusak di Desa Betet
Di sela kegiatan, Kang Marhaen menegaskan tidak akan meninggalkan lokasi sebelum persoalan selesai sepenuhnya. Sikap itu diambil untuk memastikan masyarakat merasa aman.
“Alhamdulillah setelah Safari Ramadan, ada laporan barongan masuk ke Dam Tanjung dari selatan ke utara. BPBD, PU, LH, Damkar luar biasa. Tak tunggoni, lek rung mari gak muleh. Alhamdulillah tuntas semuanya. Yuk jaga Nganjuk bersama-sama, harus gercep dan satset,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan respons cepat Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di titik rawan luapan air.
Pemkab juga kembali mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air demi mencegah kejadian serupa. Dengan penanganan cepat, terpadu, dan dipimpin langsung kepala daerah, kondisi Dam Tanjung kini berangsur normal dan aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa.






















