Kediri, serayunusantara.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri terus berkomitmen mewujudkan ketahanan keluarga melalui program keluarga berencana yang terintegrasi.
Sebagai langkah nyata, Pemkot kini memfasilitasi layanan Keluarga Berencana (KB) secara gratis bagi pasangan suami istri (pasutri) di berbagai fasilitas kesehatan.
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat mengatur jarak kelahiran demi menjamin kesehatan ibu serta memastikan kualitas tumbuh kembang anak yang lebih optimal, Rabu (04/02/2026).
Pemberian fasilitas KB ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkot Kediri dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta menekan angka stunting.
Dengan akses layanan yang semakin mudah dan terjangkau, diharapkan kesadaran masyarakat untuk merencanakan keluarga sejak dini semakin meningkat, sehingga tercipta generasi masa depan Kota Kediri yang lebih unggul dan sejahtera.
Baca Juga: Harga Cabai Anjlok, Diduga Jadi Pemicu Utama Deflasi di Kediri pada Awal 2026
Diyah Pitaloka (38), salah seorang warga yang memanfaatkan layanan ini, merasa sangat terbantu dengan adanya dukungan dari pemerintah.
“Sebagai orang tua, kami ingin yang terbaik untuk masa depan anak-anak. Dengan ikut program KB ini, kami bisa lebih fokus mengurus kesehatan dan pendidikan anak dengan matang,” ungkapnya.
Data dari dinas terkait menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam program KB berkorelasi positif dengan peningkatan indeks pembangunan manusia di tingkat kelurahan.
Pemkot Kediri juga terus menggerakkan para kader penggerak di lapangan untuk memberikan edukasi secara door-to-door guna menghapus stigma negatif dan memberikan pemahaman yang benar mengenai manfaat perencanaan keluarga.
Melalui fasilitasi layanan KB yang inklusif ini, Pemkot Kediri berharap setiap keluarga di Kota Tahu dapat hidup lebih harmonis, sehat, dan memiliki perencanaan masa depan yang lebih mapan demi mendukung kemajuan kota secara keseluruhan. (Fis/Serayu)
























