Gerakan Pangan Murah, Solusi DKPP Kabupaten Blitar Atasi Kenaikan Pangan Jelang Bulan Puasa

Bupati Blitar Rini Syarifah saat menghadiri Gerakan Pangan Murah digelar DKPP Kabupaten Blitar di Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu, 6 Maret 2024. (Foto: Pemkab Blitar)

Blitar, serayunusantara.com – Harga pangan yang tidak stabil direspon dengan cepat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar kegiatan gerakan pangan murah pun digelar untuk mengatasi persoalan tersebut.

Gerakan Pangan Murah digelar DKPP Kabupaten Blitar di Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu, 6 Maret 2024. Kegiatan itu direspon positif oleh masyarakat. Hal itu terlihat dari masyarakat yang berbondong-bondong untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Berdasarkan data dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rabu (6/3/2024) pagi, harga beras medium mulai bergerak turun sebesar 1,88% menjadi Rp14.060 per kilogram.

Meskipun begitu, harga tersebut masih di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp10.900-Rp11.800 per kilogram untuk beras medium.

“Ini Pemkab Blitar menggelar gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok,” kata Kepala DKPP Kabupaten Blitar Toha Mashuri saat menyampaikan sambutan.

Baca Juga: Dua Puskesmas Diresmikan Pemkab Blitar, Bupati Rini: Wujudkan Terselenggaranya Kesehatan yang Baik

Toha menyampaikan, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang ramadan. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) guna mengatasi masalah tersebut.

“Tentu karena beberapa harga bahan kebutuhan mengalami kenaikan. Maka dari kami bergerak cepat menggelar kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah menyebut, ada sekitar 8 ton beras bulog yang disediakan dalam agenda Operasi Pasar tersebut. Adapun harga beras yang dijual yakni Rp 52 ribu per kemasan 5 kilogram.

“Iya ada sekitar 8 ton beras dari bulog yang disiapkan. Ada bahan baku lain, dan hasil olahan UMKM Kabupaten Blitar yang juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan gebyar pangan lokal B2SA 2024 di Kabupaten Blitar. (Foto: Pemkab Blitar)

Selain beras, ada pula gula pasir, minyak goreng, telur ayam dan bahan pokok lainnya. Gerakan pangan murah juga akan digelar di Pasar Wlingi. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan gerakan pangan murah untuk berbelanja kebutuhan, termasuk menjelang ramadan.

“Iya besok akan digelar kembali di Kecamatan Wlingi. Tujuannya ini (gerakan pangan murah) memang untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tercukupi menjelang ramadan sampai dengan lebaran,” jelasnya. (adv/Jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *