Hujan yang mengguyur Kota Blitar beberapa waktu lalu. (Foto: Reyda Hafis/serayunusantara.com)
Blitar, serayunusantara.com — Cuaca di Kota Blitar belakangan sulit ditebak. Hujan kerap turun tiba-tiba dengan intensitas deras, meski sebelumnya langit terlihat cerah. Kondisi ini dirasakan langsung oleh warga, terutama pedagang kaki lima yang berjualan di ruang terbuka.
Perubahan cuaca yang mendadak terjadi dalam beberapa hari terakhir. Siang hari terasa panas, namun tak lama kemudian awan gelap datang dan hujan turun lebat tanpa peringatan. Situasi tersebut membuat aktivitas warga terganggu.
Bapak Rofik, pedagang makanan kaki lima di kawasan pusat Kota Blitar, mengaku sering kerepotan saat hujan datang mendadak. “Kadang baru saja pembeli mulai ramai, tiba-tiba hujan deras. Kami harus cepat-cepat tutup lapak supaya dagangan tidak basah,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan sebelumnya ketika hujan masih bisa diperkirakan dari perubahan cuaca sejak pagi. Kini, hujan bisa turun dalam waktu singkat dan langsung deras, sehingga pedagang tidak memiliki cukup waktu untuk bersiap.
Baca Juga: Lepas Penat Pekerja, Tepian Sungai Brantas Blitar Jadi Lokasi Favorit Memancing Sore
Akibatnya, pendapatan pedagang pun menurun. Pembeli memilih menunda keluar rumah saat hujan turun. Selain itu, genangan air di beberapa titik jalan membuat akses menuju lokasi jualan menjadi kurang nyaman.
Warga berharap ada informasi prakiraan cuaca yang lebih akurat agar dapat mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem. Sementara itu, para pedagang seperti Rofik hanya bisa menyiapkan terpal tambahan dan berharap cuaca lebih bersahabat agar aktivitas jual beli kembali lancar.(Fis/Ha)






















