Blitar, serayunusantara.com — Suasana hari raya Idulfitri di Kota Blitar tahun ini tampak meriah dengan tren baru di kalangan masyarakat. Jika sebelumnya momen Lebaran identik dengan berkumpul di rumah, kini kafe-kafe di pusat kota menjadi pilihan utama bagi warga dan pemudik untuk melangsungkan silaturahmi yang santai dan modern, Rabu, (25/03/2026).
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik pada hari H hingga H+2 Lebaran, kedai kopi dan kafe bertema outdoor serta industrial mengalami peningkatan kunjungan yang sangat signifikan.
Sebagian besar pengunjung memanfaatkan suasana kafe yang nyaman untuk bercengkerama bersama keluarga besar maupun menggelar reuni dengan teman lama. Peningkatan aktivitas ini memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kuliner di Kota Proklamator.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan apresiasinya terhadap geliat ekonomi di sektor ekonomi kreatif ini. Menurutnya, ramainya kafe di hari Lebaran merupakan indikator positif bagi pertumbuhan pariwisata dan kuliner daerah.
Baca Juga: Oase di Tengah Kota, Cafe Ahwaya Blitar Tawarkan Suasana Sejuk dengan Hamparan Rumput Hijau
“Ini membuktikan bahwa ekonomi kita bergerak dinamis, dan kafe bukan sekadar tempat nongkrong, melainkan ruang sosial yang mempererat tali persaudaraan di hari yang suci ini,” ujar Syauqul Muhibbin.
Fenomena ini menunjukkan pergeseran gaya hidup masyarakat yang lebih memilih kepraktisan dalam bersilaturahmi.
Para pengelola kafe pun sigap mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan mempersiapkan stok bahan baku ekstra dan meningkatkan pelayanan demi kenyamanan para tamu, termasuk para pemudik yang pulang kampung ke Blitar. (Fis/Serayu)























