Kue lebaran yang baru saja matang dari oven. (Foto: Reyda Hafis/serayunusantara.com)
Blitar, serayunusantara.com – Sejumlah masyarakat mulai mempersiapkan kue lebaran meskipun bulan Ramadhan masih berada di awal. Tradisi menyiapkan hidangan lebaran lebih awal dilakukan agar kebutuhan suguhan maupun bingkisan untuk keluarga dapat terpenuhi tanpa terburu-buru menjelang hari raya.
Fenomena ini terlihat dari meningkatnya aktivitas pembuatan dan pembelian kue lebaran oleh warga. Kue tersebut tidak hanya disiapkan sebagai sajian saat lebaran, tetapi juga untuk dijadikan hampers atau bingkisan yang akan dibagikan kepada sanak saudara sebagai bentuk silaturahmi.
Menurut Weni, banyak ibu rumah tangga memilih menyiapkan kue sejak dini karena mempertimbangkan waktu dan tenaga. Persiapan lebih awal dianggap lebih praktis dan menghindari kepadatan aktivitas menjelang akhir Ramadhan.
“Kalau dibuat dari sekarang lebih santai. Nanti mendekati lebaran tinggal menata dan membungkus untuk keluarga,” ujar Weni.
Baca Juga: Hari Pertama Puasa, Warga Kota Blitar Mulai Berburu Kain
Kegiatan mempersiapkan kue lebaran sejak awal Ramadhan dilakukan di berbagai rumah tangga. Tidak ada lokasi khusus untuk aktivitas ini karena berlangsung di rumah masing-masing.
Persiapan kue lebaran diperkirakan terus meningkat seiring mendekatnya Idulfitri, terutama karena masyarakat ingin menjaga tradisi berbagi dengan keluarga dan kerabat. Meskipun harga bahan makanan cenderung berubah, minat masyarakat untuk membuat maupun membeli kue lebaran tetap tinggi.(Fis/Ke)
























