Kediri, serayunusantara.com — Pemerintah Kota Kediri resmi memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk proyeksi tahun 2027.
Wali Kota Kediri, yang akrab disapa Mbak Wali, hadir langsung membuka Musrenbang di Kecamatan Mojoroto.
Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa setiap usulan pembangunan harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat serta memiliki dampak jangka panjang yang berkelanjutan, Selasa (10/02/2026).
Musrenbang ini menjadi wadah bagi warga Mojoroto untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
Mbak Wali mengingatkan agar perencanaan tidak hanya sekadar memenuhi rutinitas administratif, melainkan harus mampu menjawab tantangan zaman dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah barat sungai tersebut.
Bapak Nanang (52), seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Mojoroto yang turut hadir dalam forum tersebut, mengapresiasi arahan pimpinan kota.
Baca Juga: Amuk Massa di Kediri: Mobil Dirusak Warga Usai Terlibat Aksi Tabrak Lari Beruntun
“Perencanaan yang tepat itu memang harus melihat kondisi riil di lapangan. Mari kita kawal bareng-bareng usulan ini agar tidak hanya berhenti di tingkat kecamatan saja,” ungkapnya.
Pihak Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk menyaring setiap usulan secara transparan berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.
Fokus pembangunan tahun 2027 mendatang diprediksi akan tetap menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan fasilitas kesehatan, dan perbaikan sanitasi lingkungan di pemukiman padat penduduk.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat Mojoroto.
Partisipasi aktif warga menjadi kunci agar anggaran daerah benar-benar kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Kediri. (Fis/Serayu)
























